PNEUMIA

PNEUMIA

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia maupun jenis kelamin. Penyakit ini biasanya akan menyerang orang-orang terutama di negara berkembang. Saat ini juga penyakit pneumonia ini telah dilaporkan menjadi penyakit yang cukup banyak dialami oleh kaula muda. Tak jarang bagi mereka yang menderita penyakit ini akan berujung dengan kematian.
Gejala Pneumonia
Gejala atau tanda-tanda yang muncul mungkin akan berbeda pada setiap orang. Karena gejala yang mungkin akan muncul tergantung dari faktor penyebab, usia seseorang dan kondisi kesehatan orang tersebut. Tanda awal gejala yang muncul mungkin hampir sama dengan seseorang yang menderita penyakit flu namun gejala tersebut tidak kunjung sembuh dan dapat bertahan lama. Secara umum gejala dan tanda-tanda seseorang mengalami penyakit ini, diantaranya :
  • Batuk berdahak
  • Sakit pada bagian dada
  • Sulit bernapas atau bahkan napas cepat
  • Mudah lelah
  • Nyeri pada otot
  • Sakit pada bagian kepala
  • Mual dan muntah, terkadang disertai dengan diare
  • Demam, menggigil
  • Mengeluarkan banyak keringat
  • Pada orang yang berusia di atas 65 tahun dan seseorang dengan sistem imun yang lemah akan terasa suhu tubuhnya rendah dan di bawah normal
Bagi anda yang mengalami gejala atau tanda seperti yang telah disebutkan di atas, segeralah periksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Karena apabila tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi berupa :
  • Abses paru
  • Empisema
  • Bronkiolitis obliteran
  • Adanya sindrom kesulitan bernafas yang akut
  • Sepsis paru
  • Dapat mengakibatkan pula buruknya masalah kesehatan dasar
Penyebab Pneumonia
Terdapat cukup banyak penyebab yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami pneumonia. Namun secara umum, penyebab tersering adalah akibat adanya infeksi pada paru oleh bakteri ataupun virus yang berada di udara disekitar kita. Maka dari itu ada beberapa kelompok atau klasifikasi pneumonia berdasarkan penyebabnya serta tempat atau lokasi :
Community-acquired Pneumonia
Pneumonia jenis ini adalah penyebab pneumonia yang sering terjadi. Dimana infeksi pada paru disebabkan oleh :
  • Virus. Dalam hal ini terdapat jenis virus yang dapat menyebabkan pneumonia salah satunya adalah jenis virus yang menyebabkan flu dan pilek. Pada anak-anak virus ini paling sering menjangkiti anak di bawah usia 2 tahun. Peradangan yang terjadi umumnya masih dalam kategori ringan. Namun peradangan yang disebabkan oleh virus influenza tertentu juga dapat mengakibatkan adanya Sindrom Pernapasan Akut (SARS) dan kondisi ini bisa menjadi sangat serius.
  • Bakteri. Infeksi oleh bakteri Streptococcus pneumoniae dapat terjadi secara langsung atau dapat terjadi stelah seseorang mengalami flu serta batuk. Jenis bakteri seperti Mycoplasma pneumoniae  akan menimbulkan gejala yang cenderung lebih ringan dibanding dengan jenis bakteri lainnya.
  • Jamur. Infeksi yang disebabkan oleh jamur ini merupakan jenis pneumonia yang paling sering dialami oleh seseorang yang memiliki kekebalan tubuh yang cenderung lemah, seperti pada seseorang yang mengalami penyakit HIV-AIDS atau juga dapat terjadi pada seseorang yang udara yang telah tercemar oleh organisme ini dan dalam jumlah yang besar. Jenis jamur ini dapat ditemukan di tanah atau kotoran burung.
Hospital-acquires Pneumonia
Jenis penyakit ini didapat saat berada dirumah sakit selama 48 jam atau lebih. Atau pada saat seseorang dirawat dirumah sakit karena penyakit lain yang diderita. Penyakit pneumonia ini umumnya akan lebih resisten atau kebal terhadap antibiotik.
Health care-acquired pneumonia
Atau perawatan kesehatan pneumonia adalah suatu infeksi yang dapat dialami oleh orang-orang yang berada di fasilitas perawatan dalam jangka panjang atau yang telah dirawat di rumah sakit atau klinik rawat jalan.
Pneumonia aspirasi
Sesuai dengan namanya, infeksi pneumonia ini disebabkan oleh menghirup makanan, minuman, muntahan, atau air liur yang telah terinfeksi atau dari orang yang telah terinfeksi pneumonia.
Pneumonia Idiopatik
Jenis pneumonia ini merupakan pneumonia yang tidak menular dan masuk ke dalam kelompok penyakit paru difus. Kelompok jenis ini mencakup :
  • Adanya kerusakan alveolar difus
  • Penyakit paru interstisial bronkiolitis
  • Pneumonia interstisial biasa
  • Pneumonia insterstisial limfositik
  • Pneumonia insterstisil desquaminative
Cara Mengobati Pneumonia
Seseorang yang menderita pneumonia dan dalam pengobatannya mungkin akan berbeda-beda pada setiap orang. Karena pengobatan pneumonia ini sendiri tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya. Sehingga ada beberapa orang yang hanya akan melakukan perawatan jalan dan bahkan ada juga yang harus melakukan perawatan secara intensif di rumah sakit.
Sebelum mendiagnosa seseorang benar mengalami pneumonia, seorang dokter akan melakukan tes secara fisik, mulai dari melihat gejala atau tanda-tanda yang muncul serta riwayat kesehatan penderita. Selanjutnya akan dilakukan tes laboratorium seperti tes sputum dan pemeriksaan X-ray atau Rongent.
Bagi seseorang yang menderita pneumonia akibat dari bakteri, umumnya akan diberikan obat antibiotik dan dalam pengobatan tersebut harus benar-benar dilakukan hingga tidak ada lagi gejala yang muncul serta hasil pemeriksaan Ronget serta sputum tidak lagi menunjukkan adanya bakteri pneumonia.
Berbeda dengan pneumonia yang disebabkan oleh virus, maka pengobatan yang diberikan akan hampir sama dengan obat flu hanya saja pengobatan ini lebih ditekankan dan ditambah dengan istirahat yang cukup dan pemberian cairan yang cukup. Selain itu pula penderita juga harus mengkonsumsi makan-makanan yang bergizi, hal ini bertujuan untuk memulihkan daya tahan tubuh si penderita. Lain pula halnya dengan seseorang yang terjangkin pneumonia akibat jamur. Kondisi ini akan diberikan pengobatan dengan pemberian obat antijamur.
Bagi orang yang tidak mengalami pneumonia ada baiknya untuk mencegah agar tidak terjangkit penyakit ini dikemudian hari. Pencegahan dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi terhadap bakteri penyebab pneumonia serta vaksinasi terhadap bakteri influenza. Vaksinasi ini sangat dianjurkan bagi mereka yang memiliki resiko tinggi terkena penyakit ini seperti seseorang yang menderita diabetes, asma, serta masalah kesehatan lain yang cenderung parah serta kronis. Selain pemberian vaksinasi, dengan menjaga kebersihan lingkungan dan rajin untuk selalu mencuci tangan sebelum makan, tidak merokok dan memiliki waktu istirahat yang cukup juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengecah terjangkitnya pneumonia.


Sumber : https://www.vebma.com/kesehatan/pneumonia-pengertian-gejala-penyebab-serta-cara-mengatasi/14789

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKHNOLOGI YANG TERINSPIRASI DARI JARINGAN TUMBUHAN